Tragis dan Memilukan: Napi Penjara Etzion Kedinginan dan Buang Air di Wadah Bekas

Ramallah Badan Urusan Napi dan Mantan Tahanan mengungkapkan bahwa para napi di lembaga pemasyarakatan Etzion, selatan Betlehem, menderita kedinginan yang parah, tidak diberi makan, dan buang air di wadah-wadah bekas air.

Badan tersebut dalam keterangannya pada hari Selasa, mengutip keterangan dari pengacara Jacqueline Fararge, yang baru saja pulang mengunjungi para narapidana di Etzion, mengatakan bahwa kondisi di mana para tahanan itu berada sungguh amat mempermalukan konsep kemanusiaan. Dua puluh dua narapidana amat menderita dari ketiadaan sanitasi, sangat kedinginan sampai tubuh-tubuhnya menggigil ditambah lagi penderitaan karena tidak diberi makan.

Pengacara perempuan tersebut mengungkapkan bahwa “Sanitasi ruangan amat sangat kurang, baunya sangat tidak sedap, jumlah penghuni penjara yang banyak, di dalam ruangan yang penuh sesak dan berjejal-jejal. Makanan diberikan dalam porsi yang buruk dan sebagian besar narapidana mengeluh kelaparan. Mereka juga menderita kekurangan pakaian musim dingin dan selimut serta toilet yang rusak, yang memaksa mereka buang air di wadah-wadah bekas seperti botol air.”

Dia menambahkan, “Kondisi mereka semua tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, dan kondisi penjara Etzion sungguh amat berbahaya dan membuat menangis. Harus dan harus bagi lembaga-lemabga komunitas internasional bergerak melakukan sesuatu untuk menghentikan penderitaan mereka.”

————-

Sumber: www.palinfo.com, terbit:  Selasa 5 Januari 2021, jam  17:16.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *